Monday, March 8, 2010

[Survey] Preschool buat Devan - Rumah Kepik

Seperti yang udah diceritakan sebelumnya, kalo Bunda lagi cari2 dan survey sekolahan buat Devan, dan memang Rumah Kepik termasuk sekolah yang ingin Bunda visit.

Rumah kepik ( www.rumah-kepik.com ) ini baru berdiri tahun 2008, newbie juga di bidang pendidikan, dan memang bangunannya juga terlihat masih baru. Jarak dari rumah ke sekolah gak terlalu jauh, dapat dicapai dengan angkot dan motor juga, sekitar 3km dari rumah. Ketika Bunda sampai disana, kelas Toddler baru saja selesai, jadi Bunda gak sempat lihat isi kelasnya dan bagaimana aktivitasnya, terlambat datangnya...

Sampai disana, segera saja tanya2 semua informasi yang ingin Bunda dapatkan, karena kebetulan hanya cuti setengah hari untuk visit sekolah ini, jadi waktu yang ada harus dimanfaatkan sebaik2nya.

Mulai dari ruangan terluar sudah Bunda perhatikan, di halaman sekolah yang berumput tidak tampak banyak jenis mainan, terkesan seadanya sekali , tetapi masuk kedalam gedungnya lumayan menarik, ada lobby dengan rak-rak buku dan majalah parenting, disitu merangkap ruang tunggu juga untuk para nanny dan mommies yang menunggu anaknya sekolah.

Untuk kelas PG, jumlah siswa 12 orang dengan 2 orang guru, langsung diajak keliling ke ruangan kelas sambil dijelaskan metode pengajaran dan aktivitas anak2 kelas PG.

Untuk metode pengajaran siy so far sama saja dengan 3 sekolah yang sebelumnya Bunda kunjungi. Metode sentra dengan permainan yang fun dan santai untuk memberikan stimulasi anak terhadap sesuatu hal.

Fasilitas di dalam kelas yang Bunda suka disini, toiletnya terletak didalam kelas, dan dirancang sedemikian menarik untuk anak2 dengan dekorasi warna yang terang dan cerah, dilengkapi 4 buah kloset dan 2 buah wastafel (agak curiga juga kenapa tidak dipisahkan antara anak lelaki dan perempuan, hihih. Terus ada lemari rak yang isinya perlengkapan menggosok gigi, dan di rak tersebut tertata banyak gelas dengan nama anak masing lengkap dengan sikat dan pasta gigi nya, lucuuuu...

Perlengkapan belajar standar seperti sekolah TK siy, bangku dan meja warna warni, serta rak2 yang berisikan permainan dan juga dinding yang penuh dengan tempelan hasil kreativitas anak.

Untuk biaya masuk, PG dipatok di harga Rp. 3,250,000 (tahun ajaran 2010/2011), dengan uang spp Rp. 360,000. Dan memang ada uang pangkal yang berbentuk paket sampai TK B dengan diskon yang lumayan. Uang pangkal tersebut sudah termasuk seragam dan field trip 2x setahun. Jemputan juga tersedia yang tarifnya disesuaikan dengan jarak tempuh dari rumah ke sekolah.

Overall, sekolahnya cukup menarik, tetapi (again) fasilitas masih kurang dinilai Bunda, tetapi uang masuk dan uang bulanan affordable, dan masih kurang sreg karena mungkin ini sekolah nasional, jadi aplikasi sehari2 untuk mengucapkan salam (Assalamualaikum) tidak ada, dan juga aplikasi membaca doa sebelum melakukan sesuatu juga tidak dilakukan.

Nah, ada input dari si ayah untuk memasukkan Devan kesini hanya untuk PG saja, kemudian lanjut ke Al azhar untuk TK nya, dengan pertimbangan agar Devan tidak bosan dengan sekolahnya

Gimana ya menurut mommies, apakah faktor bosan harus dipertimbangkan juga disini, karena Bunda pikir kalo sekolahnya seru dengan tema pembelajaran dan fasilitas yang menunjang, ditambah apabila nanti TK nya juga ganti ruangan kok dan juga ganti guru, seharusnya rasa bosan pada anak bisa diminimalisir?  Mohon masukkan dan sarannya yaaa...

Monday, March 1, 2010

[Devan] Kegiatan di long weekend


foto dengan Om Masinis :)

Long weekend lalu, aybun gak pergi ke luar kota, rencana jalan2 ke Bandung batal, karena bacain info dari Twitter, jalan kesana super duper macett, ahhhh malaasss, hehehe, itu siy namanya bukan liburan kalo di jalannya aja udah antree plus bakalan melelahkan.

So untuk mengisi liburan yang lumayan panjang, Aybun ajak Devan jalan2 dalam kota saja. Jumat pagi kami jalan2 pagi ke Fresh Market Kota Wisata, belanja plus kulineran di sekitar situ aja.

Sabtu, kami jalan2 ke Miniapolis, di Plaza Indo lt. 3, sudah lama Bunda ingin ajak Devan kesana, baru kesampean ya kemarin itu. Wah ternyata tempatnya asik lho buat anak-anak, karena mainan dimana2.
Lagi ada program tiket terusan Rp, 70,000 (all facilities) kecuali Doodles. Area permainan disana punya nama masing2.
Ada Mr Crick, kereta api yang muter2 sekitaran Miniapolis dengan dikendarai oleh Bapak Masinis, kalo gak pake terusan, harga tiketnya Rp. 30 rb sekali naik untuk non member, kl member Rp. 20 rb, kalo terusan free bisa naik berkali2 sampe bosan hehehe.

Ada Noah's Ark, playground untuk usia anak 2-5 tahun, isinya lumayan lengkap, ada kolam bola kecil, slider, sepeda2, mini trampolin, dan mainan2 kecil kaya mobil2an yang bs dinaiki, jungka jungkit. Tiket masuk kesini non member Rp. 30 rb (sudha termasuk nanny), member Rp. 20 rb.

Ada Carousel mini, ini jg tiketnya Rp. 30 rb non member, Rp. 20 rb member (nanny free).

Ada Hideout, playground untuk anak usia 3-10 tahun, ada slider yang besar, ada kolam bola yang bersih sekali dan keren desainnya, ada rumah pohon dan jembatan gantung yang mengelilingi area plegron tersebut. Di tengah area ada mini stage yang dilantainya disediakan kertas2 bergambar untuk di warnai, dekorasinya menarik at all. Kalo di Hide Out ini, tiket masuknya non member Rp. 50 rb, member Rp. 40 rb, dan Nanny harus membayar lagi Rp. 30 rb.

Ada Doodles, area kreativitas, didalamnya ada sanggar melukis dan balet. Kalo disini sanggar melukis nya terbuka untuk umum, dengan membayar Rp. 30 rb, sudha dapat perlengkapan melukis, seprti apron, cat air, kuas, kanvas melukisnya. Untuk yang mau mewarnai dapat kertas bergambar dan crayon nya, seru deh pokoknya...

Ada satu permainan lagi, lupa namanya, hihih, untuk anak usia 6-12 tahun, semacam tebing dengan lampu2, ketika permainan berlangsung lampu2 yang menyala harus di tekan oleh si peserta untuk mengumpulkan poin, ini lumayan seru bila tingkatannya sudah sampai di tingkat sulit, karena si anak akan panjat2 tebing untuk menekan lampunya yang menyala, seru lah pokoknya, hehehe

Overall, Devan sangat menikmati semua permainan disana dengan Rp. 70 rb, dia kelihatan puas sekali, main dari mulai jam 12 - 18.30 wib, huaahhh, untungnya aybun gak bosen disana, karena kita jg bisa keliling di stand2 yang tersedia di sekitar area permainan, yang memang semuanya untuk anak2, ada salon anak2, counter2 sepatu dan baju untuk anak, cafe2 anak dan juga untuk ortunya.
Jadi total main selama 5 jam gak berasa tuh disana, hehehe...
Sebelum pulang, sempat mampir di ELC dulu untuk beli apron dan gunting
untuk toddler, karena Bunda punya rencana kegiatan di rumah saja untuk hari Minggunya. Wahh, belanja di ELC ini kepengen semua, hahaha. Waktu pertama masuk sana dulu, Devan masih bayi, jadi belum kepengen beli2 yang berkaitan dengan kreativitas dan edukasi anak, pas kemaren kesana lagi, wahh banyak benda2 permainan yang bikin ngiler, tapi kok emaknya yaaa, secara waktu kecil gak punya mainan yang keren2 gitu, hihihihi

Sampe mobil, Devan tidur pulesss, sampe dipindahin ke kamar pun dia tetep bobo, sampe bangun besok paginya, cape ya Nak....Aybun seneng karena Devan puas :)

Hari minggu pagi, Bunda keluarin hasil belanjaan di Doodles n ELC, peralatan buat Fingerpaint.
Devan keliatan seneng banget maen cat airnya, sampe2 semua kertas yang disediakan habisss tak bersisa, baru berhenti setelah dikasih tau kalo kertasnya habis, hehehe. Tapi seneng banget Bunda liatnya, karena Devan juga sudah mengenal warna dengan baik.
Abis Fingerpaint, lanjut maen bubbles sambil geletakan di karpet yang lagi dijemur di teras, ya ampponnn...
Selesai main Bubbles, lanjut gunting menggunting, kali ini Bunda kasih koran aja dulu, walaupun buku menggunting sudah ada, tapi Devan masih belum terlalu fokus untuk gunting sesuai bentuk, jadi ya kasih koran aja dulu buat gunting asal2an, yang penting dia happy, hehehe.
Cape gunting2, dia maen puzzle, lumayan Devan udah bs nyusun puzzle sederhana yang isinya cuma 6 potong gambar. Kalo yang di foto itu, udah tahap lanjutan, makanya lebih susah, Devan jg belum berhasil menyusun sampai selesai, gpp ya Nak, bertahap dulu saja...

Yup, ini sebagian foto2 yang diambil selama liburan kemarin. Next weekend Bunda ada plan buat ngajak Devan ke Prefere 72 di Kemang, Insya Allah waktunya sempat ya Nak...

Monday, February 22, 2010

[Survey] Preschool buat Devan - PG/TK Al Azhar Kemang Pratama

Setelah selesai visit Embun Pagi, seperti yang diceritakan disini, kami melanjutkan ke sekolah kedua dalam agenda yang ingin kami survey wiken lalu, PG/TK Al Azhar kemang pratama, kalo yang ini, dari rumah jauh lebih dekat, tidak dalam kondisi macet sekitar 15-20 menit naik mobil sudah sampai, kalo macet, hmmm, belum dicobain, hehehe, tetapi lebih mudah dicapai dengan mobil, motor, angkot, ojek, karena tidak harus lewat tol, lewat jalan biasa saja yang tidak terlalu ramai. Sekolah ini jg terletak didalam area perumahan Kemang Pratama, dari pintu gerbang masuk komplek tidak terlalu jauh, sekitar 700 m. Sampai disana, sempet ternganga lihat gedung sekolahnya, hahaha, padahal seinget Bunda dulu pernah deh lewatin sekolahan ini, dan biasa saja, tapi pas masuk kedalamnya, aroma nyaman sudah tercium (haiyahhh lebayyy, kekekekkk), di siang hari yang terik itu, masuk ke dalam kampus Al Azhar ini tidak terasa panas dan gerah, malahan sebaliknya, asri, rindang, bersih dan nyaman. Gedung sekolah khusus PG/TK ini dikelilingi berjenis2 mainan yang jumlahnya bisa dibilang banyak karena mengelilingi hampir seluruh gedung dalam gambar tersebut. Halaman dengan paving block masih terlihat asri karena pepohonan rindang yang adem dan nyaman, duhhh kok tiba2 rasa suka aja gitu ngelihat sekolahnya padahal baru dari luar..

Masuk ke dalam, Devan langsung heboh, karena ada mainan lagi di tengah2 hall nya, prosotan yang besar dan trampolin uk. sedang untuk 3 anak, Devan kliatan nafsu banget pengen lompat2 didalamnya, hahaha, tapi sayangnya karena bukan jam sekolah untuk mainan trampolin itu dikunci, hikss, jd Devan main prosotan aja deh...

Disambut salah satu guru PG, Ibu Nia, Bunda dan Ayah diajak masuk ke ruang kelas PG nya langsung, wowww, itu kesan pertama masuk ruang kelas PG, yes, this is it, pikir Bunda...ruang kelas super besar dengan semilir AC yang nyaman, lantai beralasakan karpet dan matras yang friendly sekali dengan anak2, di setiap sudut dibuat sentra2 berdasarkan metode pengajaran, ada wastafel mini lengkap dengan poster cara mencuci tangan, sabun cuci tangan, lap handuk yang bersih. Di sudut lain ada tempat tidur mini uk. anak lengkap dengan rak buku dan meja belajar dan di dindingnya banyak hasil karya anak dipajang dan tulisan My Room. Di sudut lainnya ada sentra pengenalan warna, dengan dinding penuh hasil karya anak berkaitan warna, ramai tetapi rapi. Di sudut lainnya ada sentra balok, dengan jumlah yang banyak dan bentuk beragam, belum lagi meja dan kursi2 kecil, area lesehan beralasakan karpet tebal nyaman yang di dindingnya tertempel rak2 berisi banyak mainan. Yang menyenangkan, didalam ruang kelas itu ada ruangan setengah besarnya dari ruang kelas yg isinya hanya mainannn, ayunan, prosotan, tempat main bola, ada gawang mini nya, tempat main basket dengan tiang basket mini pula, menurut gurunya apabila si anak bosan belajar, mereka akan masuk ruangan itu untuk refresh, dan anak2 dibiarkan main sambil diawasi guru2nya, wahhhh asiiikk sekaleee dan Bunda jadi kliatan norak banget, hihihi, sampe lupa foto tuh ruangan kelas, baru sadar pas udah keluar ruangan eh kok tadi gak di foto yaa, huhuhu...

Metode pengajaran berbasis agama islam yang moderat dan mengikuti perkembangan zaman, dengan bahasa pengantar indonesia yang sesekali diselipkan bahas inggris dalam percakapannya, satu kelas max 15 anak dengan 3 guru pengajar, hasil laporan 3 bulanan, dengan metode penilaian perkembangan per individu, ada fasilitas psikolog anak bagi yang ingin berkonsultasi, lupa ditanyakan apakah bebas atau ada jatahnya per tahun, hihi, ada juga kunjungan guru ke rumah, ketika ditengah2 sekolah berjalan, si anak merasa bosan dan tidak ingin sekolah, komunikasi antara guru dan ortu siswa dapat dilakukan by phone atau email atau face to face (which is good), sangat fleksibel untuk bunda bekerja seperti saya, heheheh

Hari belajarnya 3x seminggu ada 2 set pilihan waktu belajar, dengan jam belajar 2 jam sehari, ini sudah ideal buat Devan, tidak terlalu lama dan tidak setiap hari. Intinya Ibu Nia menjelaskan bahwa anak2 hanya main setiap harinya sambil belajar, tidak ada paksaan, kreativitas dipancing berdasarkan kemauan dan minat si anak, tidak ada keharusan untuk melakukan hal dimana si anak terlihat tidak berminat, tetapi tetap sang guru akan mencoba mengenalkannya terus kepada si anak, sounds good juga sampai disini....

Setelah selesai dari ruang kelas, diajak berkeliling juga ke ruang musik, disini juga isinya tidak kalah menarik, ada piano besar, gitar, drum, angklung, lengkap...kap..kap..

Ada ruang melukis sendiri yg didalamnya berisi peralatan melukis, kanvas2 mini dan hasil karya anak2 di dindingnya, ihhh gemesss bangettt liatnya...

Ada UKS mini juga untuk pemeriksaan kesehatan, yang didalamnya mirip kamar RS tetapi cantik dan nyaman, bikin anak gak takut masuk ruangan ini, katanya ada pemeriksaan gigi oleh DRG nya langsung 1 bulan sekali, wahhh ini siy lebih dari cukup menurut Bunda.

Setelah selesai berkeliling di lantai dasar (untuk PG), Bunda diberitahu untuk menuju ruang TU (Tata Usaha) untuk menanyakan tentang administrasi. Sampai disana disambut baik juga oleh Bu Asih dan mulai menanyakan tentang biaya sekolahnya.

- Uang masuk : 7 juta (1 tahun), uang SPP : 500 ribu per bulan (ada diskon 1 bulan apabila dilunasi untuk 1 tahun di depan), dan 150 ribu uang pendaftaran

Biaya diatas sudah termasuk untuk 2x field trip dan seragam dan berenang 1 bulan sekali untuk murid2 PG. Sedangkan untuk ekskul pilihan ada tarif sesuai ekskul yang dipilih, dan juga ada biaya sebesar kisaran 200 rb untuk perpisahan di akhir sekolah PG.

Ada diskon 500 ribu untuk uang pangkal bagi yang melanjutkan ke TK di Al Azhar juga.

Fasilitas jemputan juga tersedia di Koperasi Al Azhar nya, tinggal menyesuaikan area antar jemputnya dan apakah mau ambil PP, berangkatnya saja atau pulangnya saja.

Devan akan trial kelas (6 maret) untuk lebih meyakinkan Bunda tentang lingkungan belajar dan melihat kenyamanan Devan untuk bersosialisasi dengan teman2nya nanti.

Baca dari brosur2nya, banyak sekali prestasi yang dibuat oleh sekolah ini dalam setiap tahunnya. Well, overall review 3 sekolah, Insya Allah masih menempatkan Al Azhar kemang Pratama sebagai pilihan untuk sekolah Devan nanti. Tetapi minggu depan ada rencana untuk visit Rumah Kepik yang berlokasi di sekitaran komplek Kemang Pratama juga