Wednesday, March 17, 2010

[Bunda] Kalo emak-emak kopdaran sambil makan...




Ya begini ini kalo bunda kopdaran bersama para bunda yang lain, hehehe. Seru, rame, meriah, dan yang pasti kenyanggg....secara banyak makanan enak di sekitaran, sampe bingung mau makan yang mana dulu...hehehe

Berawal dari rencana ketemuan yang gak jadi2, sampe akhirnya hari sabtu lalu, terjadilah peristiwa ini...haiyahhh

Kumpul di rumah neng Mia, makasih ya neng udah diijinin pake rumahnya yang cantik sebagai tempat kumpul :)
Jadilah sabtu malam lalu, malam minggu yang indah, ciee cieee....hihihi...
Puas banget ngumpulnya, ketawa2nya, apalagi makannya, sampe2 tidur nyenyak sampe hari minggunya bangun kesiangan, hahahaha

Sejak acara ini diadakan, kita mau kumpul2 bareng lagi rutin neh, memperkuat tali silaturahmi, heheheh, amiinnn...

Monday, March 8, 2010

[Survey] Preschool buat Devan - Rumah Kepik

Seperti yang udah diceritakan sebelumnya, kalo Bunda lagi cari2 dan survey sekolahan buat Devan, dan memang Rumah Kepik termasuk sekolah yang ingin Bunda visit.

Rumah kepik ( www.rumah-kepik.com ) ini baru berdiri tahun 2008, newbie juga di bidang pendidikan, dan memang bangunannya juga terlihat masih baru. Jarak dari rumah ke sekolah gak terlalu jauh, dapat dicapai dengan angkot dan motor juga, sekitar 3km dari rumah. Ketika Bunda sampai disana, kelas Toddler baru saja selesai, jadi Bunda gak sempat lihat isi kelasnya dan bagaimana aktivitasnya, terlambat datangnya...

Sampai disana, segera saja tanya2 semua informasi yang ingin Bunda dapatkan, karena kebetulan hanya cuti setengah hari untuk visit sekolah ini, jadi waktu yang ada harus dimanfaatkan sebaik2nya.

Mulai dari ruangan terluar sudah Bunda perhatikan, di halaman sekolah yang berumput tidak tampak banyak jenis mainan, terkesan seadanya sekali , tetapi masuk kedalam gedungnya lumayan menarik, ada lobby dengan rak-rak buku dan majalah parenting, disitu merangkap ruang tunggu juga untuk para nanny dan mommies yang menunggu anaknya sekolah.

Untuk kelas PG, jumlah siswa 12 orang dengan 2 orang guru, langsung diajak keliling ke ruangan kelas sambil dijelaskan metode pengajaran dan aktivitas anak2 kelas PG.

Untuk metode pengajaran siy so far sama saja dengan 3 sekolah yang sebelumnya Bunda kunjungi. Metode sentra dengan permainan yang fun dan santai untuk memberikan stimulasi anak terhadap sesuatu hal.

Fasilitas di dalam kelas yang Bunda suka disini, toiletnya terletak didalam kelas, dan dirancang sedemikian menarik untuk anak2 dengan dekorasi warna yang terang dan cerah, dilengkapi 4 buah kloset dan 2 buah wastafel (agak curiga juga kenapa tidak dipisahkan antara anak lelaki dan perempuan, hihih. Terus ada lemari rak yang isinya perlengkapan menggosok gigi, dan di rak tersebut tertata banyak gelas dengan nama anak masing lengkap dengan sikat dan pasta gigi nya, lucuuuu...

Perlengkapan belajar standar seperti sekolah TK siy, bangku dan meja warna warni, serta rak2 yang berisikan permainan dan juga dinding yang penuh dengan tempelan hasil kreativitas anak.

Untuk biaya masuk, PG dipatok di harga Rp. 3,250,000 (tahun ajaran 2010/2011), dengan uang spp Rp. 360,000. Dan memang ada uang pangkal yang berbentuk paket sampai TK B dengan diskon yang lumayan. Uang pangkal tersebut sudah termasuk seragam dan field trip 2x setahun. Jemputan juga tersedia yang tarifnya disesuaikan dengan jarak tempuh dari rumah ke sekolah.

Overall, sekolahnya cukup menarik, tetapi (again) fasilitas masih kurang dinilai Bunda, tetapi uang masuk dan uang bulanan affordable, dan masih kurang sreg karena mungkin ini sekolah nasional, jadi aplikasi sehari2 untuk mengucapkan salam (Assalamualaikum) tidak ada, dan juga aplikasi membaca doa sebelum melakukan sesuatu juga tidak dilakukan.

Nah, ada input dari si ayah untuk memasukkan Devan kesini hanya untuk PG saja, kemudian lanjut ke Al azhar untuk TK nya, dengan pertimbangan agar Devan tidak bosan dengan sekolahnya

Gimana ya menurut mommies, apakah faktor bosan harus dipertimbangkan juga disini, karena Bunda pikir kalo sekolahnya seru dengan tema pembelajaran dan fasilitas yang menunjang, ditambah apabila nanti TK nya juga ganti ruangan kok dan juga ganti guru, seharusnya rasa bosan pada anak bisa diminimalisir?  Mohon masukkan dan sarannya yaaa...

Monday, March 1, 2010

[Devan] Kegiatan di long weekend


foto dengan Om Masinis :)

Long weekend lalu, aybun gak pergi ke luar kota, rencana jalan2 ke Bandung batal, karena bacain info dari Twitter, jalan kesana super duper macett, ahhhh malaasss, hehehe, itu siy namanya bukan liburan kalo di jalannya aja udah antree plus bakalan melelahkan.

So untuk mengisi liburan yang lumayan panjang, Aybun ajak Devan jalan2 dalam kota saja. Jumat pagi kami jalan2 pagi ke Fresh Market Kota Wisata, belanja plus kulineran di sekitar situ aja.

Sabtu, kami jalan2 ke Miniapolis, di Plaza Indo lt. 3, sudah lama Bunda ingin ajak Devan kesana, baru kesampean ya kemarin itu. Wah ternyata tempatnya asik lho buat anak-anak, karena mainan dimana2.
Lagi ada program tiket terusan Rp, 70,000 (all facilities) kecuali Doodles. Area permainan disana punya nama masing2.
Ada Mr Crick, kereta api yang muter2 sekitaran Miniapolis dengan dikendarai oleh Bapak Masinis, kalo gak pake terusan, harga tiketnya Rp. 30 rb sekali naik untuk non member, kl member Rp. 20 rb, kalo terusan free bisa naik berkali2 sampe bosan hehehe.

Ada Noah's Ark, playground untuk usia anak 2-5 tahun, isinya lumayan lengkap, ada kolam bola kecil, slider, sepeda2, mini trampolin, dan mainan2 kecil kaya mobil2an yang bs dinaiki, jungka jungkit. Tiket masuk kesini non member Rp. 30 rb (sudha termasuk nanny), member Rp. 20 rb.

Ada Carousel mini, ini jg tiketnya Rp. 30 rb non member, Rp. 20 rb member (nanny free).

Ada Hideout, playground untuk anak usia 3-10 tahun, ada slider yang besar, ada kolam bola yang bersih sekali dan keren desainnya, ada rumah pohon dan jembatan gantung yang mengelilingi area plegron tersebut. Di tengah area ada mini stage yang dilantainya disediakan kertas2 bergambar untuk di warnai, dekorasinya menarik at all. Kalo di Hide Out ini, tiket masuknya non member Rp. 50 rb, member Rp. 40 rb, dan Nanny harus membayar lagi Rp. 30 rb.

Ada Doodles, area kreativitas, didalamnya ada sanggar melukis dan balet. Kalo disini sanggar melukis nya terbuka untuk umum, dengan membayar Rp. 30 rb, sudha dapat perlengkapan melukis, seprti apron, cat air, kuas, kanvas melukisnya. Untuk yang mau mewarnai dapat kertas bergambar dan crayon nya, seru deh pokoknya...

Ada satu permainan lagi, lupa namanya, hihih, untuk anak usia 6-12 tahun, semacam tebing dengan lampu2, ketika permainan berlangsung lampu2 yang menyala harus di tekan oleh si peserta untuk mengumpulkan poin, ini lumayan seru bila tingkatannya sudah sampai di tingkat sulit, karena si anak akan panjat2 tebing untuk menekan lampunya yang menyala, seru lah pokoknya, hehehe

Overall, Devan sangat menikmati semua permainan disana dengan Rp. 70 rb, dia kelihatan puas sekali, main dari mulai jam 12 - 18.30 wib, huaahhh, untungnya aybun gak bosen disana, karena kita jg bisa keliling di stand2 yang tersedia di sekitar area permainan, yang memang semuanya untuk anak2, ada salon anak2, counter2 sepatu dan baju untuk anak, cafe2 anak dan juga untuk ortunya.
Jadi total main selama 5 jam gak berasa tuh disana, hehehe...
Sebelum pulang, sempat mampir di ELC dulu untuk beli apron dan gunting
untuk toddler, karena Bunda punya rencana kegiatan di rumah saja untuk hari Minggunya. Wahh, belanja di ELC ini kepengen semua, hahaha. Waktu pertama masuk sana dulu, Devan masih bayi, jadi belum kepengen beli2 yang berkaitan dengan kreativitas dan edukasi anak, pas kemaren kesana lagi, wahh banyak benda2 permainan yang bikin ngiler, tapi kok emaknya yaaa, secara waktu kecil gak punya mainan yang keren2 gitu, hihihihi

Sampe mobil, Devan tidur pulesss, sampe dipindahin ke kamar pun dia tetep bobo, sampe bangun besok paginya, cape ya Nak....Aybun seneng karena Devan puas :)

Hari minggu pagi, Bunda keluarin hasil belanjaan di Doodles n ELC, peralatan buat Fingerpaint.
Devan keliatan seneng banget maen cat airnya, sampe2 semua kertas yang disediakan habisss tak bersisa, baru berhenti setelah dikasih tau kalo kertasnya habis, hehehe. Tapi seneng banget Bunda liatnya, karena Devan juga sudah mengenal warna dengan baik.
Abis Fingerpaint, lanjut maen bubbles sambil geletakan di karpet yang lagi dijemur di teras, ya ampponnn...
Selesai main Bubbles, lanjut gunting menggunting, kali ini Bunda kasih koran aja dulu, walaupun buku menggunting sudah ada, tapi Devan masih belum terlalu fokus untuk gunting sesuai bentuk, jadi ya kasih koran aja dulu buat gunting asal2an, yang penting dia happy, hehehe.
Cape gunting2, dia maen puzzle, lumayan Devan udah bs nyusun puzzle sederhana yang isinya cuma 6 potong gambar. Kalo yang di foto itu, udah tahap lanjutan, makanya lebih susah, Devan jg belum berhasil menyusun sampai selesai, gpp ya Nak, bertahap dulu saja...

Yup, ini sebagian foto2 yang diambil selama liburan kemarin. Next weekend Bunda ada plan buat ngajak Devan ke Prefere 72 di Kemang, Insya Allah waktunya sempat ya Nak...