Sunday, April 10, 2011

[Devan's day out] Singapore day 3




Di hari ke 3 ini, gak banyak yang bs dikunjungi karena waktu yang terbatas, dan juga kita harus pulang sore harinya.
So, tour yang masih tersisa dari paket yang kita ambil, adalah river cruise.

Pagi, langsung melenggang naik MRT dr bras basah menuju clarke quay, untuk menghemat waktu, kita lewatkan naik hippo bus lagi, krn untuk river cruise sendiri akan memakan waktu selama 1 jam.

So, naik MRT ke Clarke Quay hanya memakan waktu skitar 4 menit. Sambil jalan menuju Bras Basah MRT station, kami mampir di wendys, karena paginya bangun kesiangan, sehingga dah gak kebagian bfast di resto hotel :D

Sampai di Clarke Quay, langsung berikan tiket nya, dan menunggu kapal mana yang akan kita naiki.

Wah, Devan sangat excited naik kapal boat ini, selama perjalanan, sibuk tanya semua gedung2 yang dia lihat. Sayangnya icon SG yaitu merlion sedang di renovasi dan baru May nanti dibuka kembali, so, kita gak bs berfoto di depan icon tersebut deh :(

Banyak gedung2 yang dapat kita lihat saat naik kapal, dan guide menjelaskan nama2 gedung2 tersebut dan jg menggambarkan sebagian isinya.
Satu gedung baru yang baru saja dibuka, yaitu Marina Bay hotel n shopping center, sayangnya kita tidak ada waktu untuk visit kesana, next time pasti, karena terkenal dengan pool nya yang cantik, terletak dari atap hotel.

Setelah cape river cruise, kembali ek hotel untuk check out dan menunggu uncle Harry (maxi taxi driver) menjemput kami.

So, berakhirlah liburan kami di SG bulan feb lalu, kami semua sangat senang, karena anak2 senang dan bahkan sampai skr, mereka gak lupa. Devan masih suka sebut gedung2 yang dia tau saat di SG.

Insya Allah nanti bila ada rejeki, next holiday will be Disneyland Hongkong yaa, amiinnnn

Thursday, April 7, 2011

[Devan's day out] Singapore - Day 2




Hari ke 2 di SG, kami berencana untuk ikut tour de city, naik bus hop on hop off, itu lho keliling sepuasnya di SG city, dan dapet bonus hari kedua gratis kelilingnya.

So, beli paket tour yang tersedia bermacam-macam jenis tour, belinya di Singapore tourism center, orchard road, lupa nonya berapa, hihi, tapi kliatan jelas banget kok, dan kalo tanya sama sekuriti atau pedestrian disana, pasti tau :)

Setelah pilih2 paket tour, kami memutuskan ambil paket hop on hop off, Sing flyer (ferrish wheel) dan river cruise di clarke quay, seharga SGD 33 per orangnya. Untuk anak kecil dibawah 2 tahun masih belum bayar, kalo sudah diatas 2 tahun bayar penuh.

Nah, untungnya si mbaknya percaya waktu Devan saya bilang masih 2 tahun, hahaha, padahal badannya segede gitu, 2 tahun ukuran bule lahh :D, mayaann ngirit SGD 33, hehehe

So, berangkatlah kita dr sg tourism center untuk berkeliling naik hippo bus, pilih di atas biar anak2 liat view SG nya puas, heheh.
Karena sudah siang, kami mampir di suntech city mall untuk makan siang, Fish n Co jd pilihan lunch hari itu. Devan makan banyak sekali, karena masakan ikannya Fish n Co sana jauh lebih enak dr yang ada disini, hehehe.

Setelah lunch, naik hippo bus lagi menuju SG flyer, nah kita sempat kehujanan di tengah jalan, krn pilih diatas lagi yg open roof, hehehe, udah berlindung di bagian yang ada atapnya, tetapi karena anginnya mayan kencang, kena tempias juga, hihihi, tapi seru jugaaa.

So, seharian itu kita habiskan keliling2 SG city, cuma karena hujan, nunggu Sing Flyer beroperasi agak lama, jadi sempet buang waktu yang lumayan disana, gak papa lah, bisa cuci mata juga liat2 toko suvenir di station nya, hehehe.

Sing Flyer ini baru beroperasi kalo gak salah sekitar 6 bulanan, bentuknya kaya kapsul gt, semacam kincir, dan dari dalamnya kita dapat melihat hampir seluruh kota Singapore dari atas, dalemnya bersih sekali (seperti biasa), keren banget dan yang penting krucils suka naik ini.

Sing Flyer ini konon dalam sehari hanya boleh berputar sebanyak 28 kali, tidak boleh lebih, hihihi, entah kenapa kalo lebih, tapi yang pasti dalam budaya China, masih kental budaya feng Shui kan, mungkin angka 28 ini feng shui nya si SG flyer ini, hihihi.

Malamnya, dari SG flyer, kami menuju Clarke Quay, sungai di SG yang terkenal banyak tempat makan, ada mall juga. Banyak resto seafood enak disini, dan setiap kali ke SG baik dinas maupun jalan2, Bunda gak pernah absen kesini, hehehe. Karena I love seafood, apalagi udang dan kepitingnya yang seger dan manis bangettt :)

Sampa Clarke Quay, jalan2 dulu ke fountain di tengah2 hall poin square gt, anak2 juga sempet main air sebentar, bundapun, abis seger banget siy maen aer malem2, secara baru cuma mandi pagi doang kan seharian itu, hihihi.

Habis puas main aer, kita emmutuskan makan di resto Thai, anak-anak udah mulai teler neh setelah makan, ngantuk dan cape kayanya.

So memutuskan pulang ke hotel naik MRT aja, karena si hippo bus sudah gak beroperasi lagi jam segitu, hanya sampai jam 6 sore SG time.

Sampai hotel, kaki rasanya mau copot, hahaha, karena kebanyakan jalan, tapi hari itu menyenangkan sekali deh, terutama Devan, sampai hari inipun dia masih menyebut2 pengen naik kincir lagi alis si sing flyer itu, hehehe...

[Devan's day out] Singapore - Day 1




Ini perjalanan Devan yang pertama ke luar negeri, dan ke enam kalinya buat Bunda, cari yang deket dulu, karena masih belum tau gimana rempongnya bawa anak toddler ke LN, heheh.
Janjian berangkat sejak Oct, setelah salah satu teman Bunda hunting tiket AA, yang Alhamdulillah dapet fare yang murah banget, 1.3 juta untuk 3 orang, sudah termasuk asuransi n bagasi :)

Berangkatlah kami 22 Feb, bertolak dari terminal intl soetta pkl. 9 pagi. Sudah ada insiden pagi itu, karena satu family (Febi's fam) tertinggal pesawat karena telat sampai di airport, hihihi (peace Feb).

So yang berangkat duluan 2 fam (winda n vita), lumayan seru juga di airport ini, pengalaman banget beli bagasi yang cm pas2an, karena kita pikir kan gak akan bawa banyak barang, karena bunda pun cm bawa 1 koper uk sedang + stroller Devan, so memutuskan beli hanya 15kg, ternyata eh ternyata pas ditimbang, total bagasi mencapai 23kg, wkwkwkw, ya udin, langsung mengeluarkan bbrp baju Devan trs dipindah ke tas si Ayah, karena excess cost nya per kg adalah Rp. 130rb, wihhh lumayan banget kan kelebihannya, ogah rugiii.

Di soetta, kita juga sempat bfast dl di starbuck, sperti biasa my fave bun disitu, tuna puff langsung dipesan, Devan jg makan dan minum susu dulu biar di pesawat nanti tidak rewel.

Mendarat di Changi, pkl. 11.45 SG time, langsung dijemput oleh maxi taxi yang memang sudah dipesan Bunda Vita. Maxi taxi ini, taxi berukuran besar yang cukup untuk 3 family (sekitar 8-10 org) dengan rate sgd 30 (one way).

Maxi taxi membawa kami semua ke hotel yang juga sudah dipesan jauh2 hari, YWCA hotel di fort canning road, 5 menit dari dhoby ghaut MRT station.
Rate hotel ini lumayan murah juga setelah kami hunting di Asiarooms.com, rate untuk deluxe room 2 malem, sgd 238 sudah inc bfast.

Kamarnya lumayan juga, cukuplah untuk 3 orang, ayah, ibu,anak toddler :)

Karena sampai di SG udah siang, dan belum makan siang, kami memutusukan berisitirahat dulu sebelum keluar cari lunch, sambil menunggu Febi yang menyusul dengan pesawat jam berikutnya.

Setelah menunggu bbrp jam, ternyata Febi masih belum ada kabar, dan kita sudah kelaperan, akhirnya si Ayah jalan keluar beli wendys, hehehe.
Makanan di sekitar hotel sebenarnya banyak, cuma masih berasa lelah, jadi kita memutuskan untuk makan di dalam kamar saja. Karena di YWCA tidak ada room service, so si Ayah beli fastfood deh. Kalo sedang perjalanan liburan begini, Bunda memang fleksibel memilih makanan buat Devan, krn memang tidak setiap hari juga makan makanan luar :)

Nah setelah makan, sudah mulai bosan di kamar, so kita memutuskan untuk ke Mustafa center.
Mustafa itu semacam supermarket dengan segala jenis barang yang ada, dan biasanya kalo mau beli oleh2 Singapore, banyak orang indonesia yang datang kesini. Ada berjenis2 coklat, teh, makanan ringan, bahkan suvenir2 yang berbau SG pun tersedia disini.

So, jalan keluar menuju MRT station, ini pertama kalinya Devan naik MRT, kendaraan publik di SG yang sangat famous, karena sangat nyaman dan bs membawa kita kemana saja di SG ini, hehehe.

Sampai di MRT station, kita langsung beli eazylink card, kartu yang bisa diisi ulang ini berguna sebagai alat pembayaran untuk naik MRT dan Bus di SG. Bila belum punya kartunya, kita harus membeli harga awal, termasuk depositnya, seharag sgd 12, dan yang bisa dipakai adalah sebanyak sgd 7, karena sisa sgd 5 adalah sebagai deposit yang tidak bs dipakai.

Menyenangkan banget naik MRT, nemuin suasana nyaman yang sangat2 berbeda dengan Jkt, karena tidak ada macet.
Ditambah kotanya yang bersih, warga yang disiplin, sampai2 terbersit di pikiran suatu saat nanti kami berencana tinggal disini, hehehe, amiinn.