Showing posts with label curhatbunda. Show all posts
Showing posts with label curhatbunda. Show all posts

Monday, March 2, 2009

update...

Cm mo ngapdet aja dr curhatan kemarin disini, hasil yg didapatkan tadi pagi adalah : NEGATIF, heheh, legaaa, krn emang belum siap dan khawatir thdp spiral yg ada didalam kalo emang jadi hamil...makasih ya Allah, karena Engkau memaklumi kebelumsiapanku untuk hamil lagi saat ini...

So, skr tinggal nungguin tamu yg ditunggu itu hadir, heheheh (walopun masih deg2an kenapa siy ga dateng2 jg, nunggu telat 15 hari deh baru ke dokter), semoga aja itu tespek hasilnya benerrrr....

Wednesday, May 7, 2008

Oh ASI ku...

Lg pengen curhat plus nangis gak rela, teringat masa2 penuh kejayaan dulu saat ASI masih berlimpah, dan gak pernah ada fikiran bakalan habis sprti skr , bener2 gak percaya ternyata produksi ASI ku bs berkurang di saat yg menurutku belum tepat, krn aku masih komit ingin memberikan ASI buat Devan sampai usianya 1 thn, dan dilanjutkan sampai 2 thn dengan didampingi UHT pd saat aku tinggal kerja.

Ternyata oh ternyata, saat ini aku benar2 mengalami krisis, walopun setiap kali curhat dan konsultasi ke teman2, mereka selalu bilang gak ada yg namanya krisis. Ah nggak taulah, aku siy masih semangat mengupayakan ASIP buat Devan, jadwal pompa yg aku tambah (baru mulai hari ini siy), trus mnm suplemen, walopun info yg aku dapat dr milis, suplemen tidak berpengaruh besar, makan banyak dan minum susu masih aku jalankan sampai hari ini. Tapi entahlah si pabrik ASI sedang mogok produksi, hasil perahan yg semula cukup, sudah seminggu ini berkurang drastis, akibatnya stok ASIP di rumah tidak mencukupi, tadi pagi waktu aku tinggal kerja cuma tersisa 4 btl x 130 ml, dan hasil perahan hari ini cuma 160 ml, ya Allah apakah ini tandanya aku harus tambahkan sufor selama Devan aku tinggal kerja, rasa gak rela itu masih berkecamuk dalam otakku. Entahlah sampai kapan ASIP ku kembali normal, tetapi yg pasti aku tetap bersemangat untuk terus memberikan ASI untuk Devan walopun kondisi saat ini harus aku campur dulu dengan sufor untuk memulihkan produksi ASI yg menurun. Tapi aku janji setelah stok ASIP cukup, bye bye sufor yg pertama kali aku lakukan....

Semoga usaha yang aku lakukan membuahkan hasil, produksi ASI ku kembali normal untuk memenuhi kebutuhan Devan selama aku tinggal ke kantor, amin...

Tuesday, April 8, 2008

Bila Ibu Boleh Memilih...

Tersentuh dengan karya Ratih Sang, yg dikirimkan seorang sahabat pagi ini, membuat semangat yg kadang surut menjadi berapi-api kembali...demi sang buah hati dan keluarga tercinta, banyak Ibu harus rela membagi waktunya untuk bekerja di luar rumah demi menyempurnakan "puzzle" kehidupan mencapai sempurna...

                                                                *Menyambut Hari Kartini - 21 April

 

Bila Ibu Boleh Memilih

By: Ratih Sanggarwati  

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu…
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah



Sembilan bulan nak,… engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena
ibu kecewa dan berurai air mata…



Anakku,…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu
harus berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia
sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun









Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah… saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan
kita Rasulullah di telinga mungilmu




Anakku,…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun
tengah malam untuk menyusuimu,
Maka ibu memilih menyusuimu,
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-
tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan






Anakku,…
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu


Tetapi anakku…
Hidup memang pilihan…
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak…
Maafkan ibu…
Maafkan ibu…
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak…
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak…
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu…










 

Maka  dimulailah  JIHAD  itu ...,

Dengan  ucapan  BISMILLAH …

Sang  bunda membulatkan  tekad

Stelan  baju  kantor  kini  telah  berganti …

Dengan  baju  rumah  model  terkini  yang   trendi  …

Rekan  sejawat  telah  berganti ...

Dengan   anak-anak  terkasih …

 

Ternyata … dengan  ber-istiqomah  di jalan  NYA

Allah  membukakan  jalan …

Seorang  bunda  pekerja  telah menjelma …

Menjadi  bunda  pengasuh  dan  pendidik  buah  hatinya

Dalam  keramahan  syurga  dunia …

“Baiti  Jannati … !”.