Semalam, sampe2 Ayah Tyo mesti nunggu hampir 1 jam walaupun dah sampe kantor Bunda untuk jemput, karena ketika dah di akhir2 mau pulang, si Boss dengan senang hati masih kasih kerjaan, yang dateline nya di akhir Dec, padahal hari kerja di Dec ini hanya tinggal 7 hari lagi, OMG
Sampai di rumah nanti, udah niatan mau langsung tidur aja, karena badan meriang gak jelas, mata berair terus, dan kepala juga pusing
Speechles, cuma mengalir aja airmata ini tiba2, dan kemudian suasana haru itupun terjadi. Devan siy tetap ceria aja sambil keliling rumah dengan otopednya sambil bawa2 kertas gambar berisi tulisan tangannya...
Anakku yang membanggakan, tak percaya campur rasa haru, bangga, merasa tidak sia-sia, sekaligus sedih, karena sebagian kebisaannya itu diajarkan bukan oleh Bundanya.
Dengan waktu yang terbatas, Bundanya hanya bisa mengajarkan sebagian saja dikala waktu itu ada, dan sebagian lagi diteruskan pengasuhnya dengan telaten
Terima kasih ya Allah, karena Engkau memberikan anak yang demikian pengertian, walaupun aku Bundanya tidak selalu ada untuknya, tetapi doa dan kasih ini akan selalu ada untuknya, tanpa syarat...