Tahun lalu, Alhamdulillah tidak terlalu jadi masalah buat Bunda, karena yang penting adalah nanny buat Devan, Erna hanya pulang kampung 1 minggu saja, Alhamdulillah dia kembali lagi seperti yang dijanjikan, karena memang Alhamdulillahnya lagi sudah diatur oleh yayasannya untuk pulang hanya 1 minggu
Sedangkan untuk maid yang urus rumah, hahahha, entah kenapa bunda slalu bermasalah dengan yang ini, gak pernah ada yang awet lebih dari 1 tahun, entah kenapa, padahal kalo dilihat dari pekerjaannya, totally hanya beberes rumah seuplik aja, nyapu, nyuci, nyetrika, dibandingkan jaga anak lebih susah lhooo...
Nah, tahun ini bakalan lebih repot neh, karena Erna yang sudah jd nanny Devan selama 2 tahun, akan menikah setelah lebaran nanti....
Bunda termasuk orang yang detail dan lumayan cerewet kalo soal urusan anak. Bisa dibilang dari 3 orang yang pernah jadi nanny Devan, hanya Erna yang sempurna.
Erna tidak hanya menjadi nanny tapi juga guru TK buat Devan selama Bunda bekerja.
Ilmu yang Bunda transfer melalui training2 singkat ke Erna dapat dia deliver ke Devan dengan sangat baik
Di usianya yang menjelang 3 tahun, Devan hampir bisa dibilang tumbuh dengan pesat, tidak hanya badannya, tetapi perkembangan otaknya dan perilaku kesehariannya terlihat seperti usia anak diatas 3 tahun. Bicaranya yang lancar tanpa cadel, bahkan huruf "R" pun mampu dia ungkapkan dengan hampir jelas, daya tangkap otaknya dan cara berfikir menanggapi sesuatu yang sering sekali membuat ayah bundanya terbengong2, Subhanallah karunia sangat besar untuk Bunda...
Dan, itu tidak lepas dari jasa Erna sebagai pengasuhnya, berurai air mata deh menulis ini
Erna sanggup bersabar menghadapi Bunda yang kadang2 amat sangat cerewet kalo tiba2 saja Devan kenapa2, padahal saat itu kondisi Devan ya memang harus sakit misalnya.
Erna juga mampu mengajarkan Devan banyak hal, yang Bunda pesankan setiap pagi Bunda mau ke kantor, dan malamnya Bunda test lagi apakah program yang sudah Bunda buat untuk Devan terdeliver dengan baik.
Erna yang tulus membantu Bunda mengerjakan pekerjaan rumah tangga ketika setelah lebaran belum dapat maid, padahal tidak Bunda suruh kerjakan.
Erna yang apa adanya, tidak pernah menuntut sesuatu ataupun bertingkah laku macam2 ketika Bunda tidak di rumah.
Bahkan untuk hitungan ambil cuti nya, Erna hampir tidak pernah ambil cuti, walaupun Bunda suruh. Pernah waktu Bunda, Ayah, dan Devan ke Jogja, dan Erna di rumah sama Yanti, dia malah sms, "Devan lagi ngapain, kapan pulang siy, mba Erna kangen sama Devan....huhuhuhu"
Inilah yang bikin susah ketika orang yang sangat kita percaya dan sayangi, harus pergi dari kita...
Bunda dan Devan pasti akan sangat merasa kehilangan...
Mbak Erna akan digantikan dengan yang baru setelah lebaran nanti, dan Bunda yang parno apakah penggantinya nanti sebaik mba Erna, sesempurna Mbak Erna...tapi yang paling penting diatas semua itu, penggantinya nanti harus sayang sama Devan...semoga ya Allah...
Karena Bunda yakin, dengan kasih sayang, keseharian perilaku akan nampak sangat tulus ketika si mbak pengganti ini menjaga Devan. Dan akan nampak kalo devan pun sayang Mbaknya...tapiii tetap tidak boleh melebihi sayang Bundanya...