
Sejak tanggal 10 Juni 2010, Devan resmi tercatat sebagai siswa Kelompok Bermain Al Fajar, setelah hasil observasi dari guru dan psikolog sekolahnya menyatakan Devan siap mengikuti dan bergabung di kelas PG :)
Yup, Bunda memang membatalkan memasukkan Devan ke Al Azhar, karena pertimbangan jarak dan macetnya jalan kesana, walaupun teteppp, dalam hati masih lebih sreg Al Azhar, hahaha, dan masih terbersit keinginan akan memasukkan ke Al Azhar pas TK nanti...tapi lagi2 melihat kondisi Devannya dahulu, karena memang jarak tempuh yang lumayan jauh ditambah macet, rasanya terlalu melelahkan untuk anak seusia Devan.
Al Fajar ini kalo dari konsep pengajaran, tidak terlalu jauh berbeda dengan Al Azhar, metode sentra dengan kurikulum standar nasional plus. Sekolah Islam Terpadu yang lumayan juga kualitasnya walaupun masih di bawah Al Azhar yang memang punya sekolah unggulan di tingkat SMP dan SMU nya.
Sebenarnya jujurly yang bikin Bunda kurang sreg, fasilitas didalam kelasnya, berbeda sekali dengan Al Azhar yang memang dilengkapi dengan berbagai macam mainan dan aman dalam konsep pemikiran Bunda, karena terbuat dari plastik untuk yang didalam kelasnya. Sedangkan di Al Fajar, fasilitas bermain tidak sebanyak Al Azhar dan rata2 terbuat dari besi, udah gitu sebagian udah lama lagi, tampak kusam, hihi...
Padahal dari uang masuk cuma selisih lebih murah sedikit dari Al Azhar lho, tp memang SPP bulanan di Al Azhar 2x dari Al Fajar :p
So, 12 Juli pagi tadi adalah pagi pertama Devan memiliki rutinitas baru, jadi anak sekolahan...heheheh
Dimulai dengan bangun pagi yang lumayan makan waktu, karena Devan dibangunkan sejak pkl. 5.30, tapi baru bangun jam 6, hihihi, harus dibiasakan bangun pagi lagi neh, karena selama ini tidurnya selalu malam, nurun ayahbundanya :p
Berbekal bento yang Bunda buatkan, sayang yang ini gak kefoto, hikss, karena Devan ribet banget maunya semua sama Bunda...jadi aja Bunda gak sempat moto si Bento. Simple aja siy, bikin nasi goreng sayuran yang dibentuk jantung hati dan bintang (brokoli, wortel, kacang polong), ditaburi abon, ditambah telur rebus yang dibentuk mobil...Alhamdulillah Devan lahap menghabiskan bekalnya di sekolah tadi..
Sampai sekolah, seluruh siswa baru dibariskan di lapangan di tengah2 gedung sekolah, dari tingkat PG sampai SMP, diadakan upacara dan pertunjukan tarian dari anak TK dan band dari anak SMPnya.
Tetapi khusus anak PG & TK, gak mengikuti acara di lapangan sampai selesai, karena itu memang lebih kepada sambutan untuk yang usia SD & SMP.
Ketika berbaris di lapangan Devan nggak mau sama sekali, dia malah minta main basket dan permainan lain kaya prosotan dan ayunan di halaman depan kelasnya, hihi...
Ya udah akhirnya Bunda nyerah, karena dah dibujuk tetep gak mau, akhirnya kami giring dia ke halaman depan kelas untuk main. Gak lama kemudian baru bergabung dengan teman2nya di kelas, karena 2 orang gurunya akan mengabsen dan juga memberikan sedikit penyuluhan kepada para ortu siswa.
Alhamdulillah, walaupun moodnya agak jelek sedikit ketika diminta berbaris, tapi setelah ketemu permainan, udah otomatis ceria lagi, bahkan Devan termasuk anak yang lumayan berani bertanya sama gurunya, dan bahkan menyapa beberapa temannya dan ngajak bermain...bahkan ketika teman2nya sudah mau pulang, dia masih enggan diajak pulang, masih betah katanya, hehehe
Semoga kamu enjoy sekolah ya Nak...nothing seriuos kok Dear...cuma bermain2 dan belajar sosialisasi sama teman2 yang lain yaa...:)
Hiks, Bundanya sempat mellow waktu lihat Devan berseragam dan bawa tas sekolahnya...ahhh anakku sudah besar...:)