Showing posts with label workrecognition. Show all posts
Showing posts with label workrecognition. Show all posts

Wednesday, July 9, 2008

Inspirational Female...

Hahahha, baca dari judulnya aja, gw sendiri bingung bagian diri gw yg mana ya yang bisa membuat orang lain terinspirasi

Email di senin pagi, 14 july lalu yang gw buka benar2 mengejutkan, krn sblmnya gak pernah nyangka sama sekali kl gw bisa jadi salah satu yg dinominasikan untuk kategori itu

Inspirational female award diberikan untuk orang yang bisa menginspirasi orang lain untuk melakukan pekerjaan lebih dr role nya dan perform lebih dari yang seharusnya

Jadi hasil lomba ini diumumkan di Bangkok 02 July lalu, bertepatan dengan DHL SEA (South East Asia) Regional conference, dan semua peserta dari DHL SEA hadir kecuali Indonesia, heheheh, biasa deh budget constrain. Anyway ga percuma gak pergi ke Bangkok, tapi kecipratan awardnya

Ada 5 kategori yang dilombakan, dan masing-masing kategori dinilai berdasarkan hasil kerja dan performance dari setiap orang di Procurement Dept selama 1 tahun di setiap negara2 yang menjadi bagian SEA tsb.

So, ini nih hasil keputusan para Dewan Juri terhormat, Keith Gunlett ( CFO AP Procurement) & Sherman Yap ( Head of Procurement Regional/ SEA) yang dikirimkan berupa email ke seluruh procurement person di SEA :

Dear all,

I’m pleased to share with you who won our SEA Procurement Awards:

  1. Inspirational Male Award – Yossawan (TH)
  2. Inspirational Female Award – Winda (ID)
  3. First Choice Role Model – Iris (SG RO)
  4. Best Negotiator – Corrine (SG CO)
  5. Best Team Performance – Luke (MY ITS)  

Thanks,

Sherman

Wuih, pas baca email ini di senin pagi hari lalu, langsung berasa gimana gituh, hehhee, bangga yang pasti, krn ada pengakuan hasil kerja dan yang pasti bikin lebih termotivasi untuk jadi yang terbaik...

Untuk target kedepannya, kalo masih ada kesempatan, pengen banget dapetin award untuk Best Negotiator, krn sangat sadar menjadi negotiator yang baik itu sangatttt sulit, selalu dipikirin maunya menang sendiri, walopun konsep awalnya selalau atas nama "win-win solution", tp kenyataannya jarang bisa terjadi yang memang bener2 win-win itu, setidaknya mencapai tahap "perceive win-win"