Thursday, December 23, 2010

[Devan] Laporan Hasil Belajar (raport) pertamanya




Alhamdulillah, Subhanallah, sepanjang pagi, kalimat2 pujian Allah itu aku ucapkan tak habis2. Rasa bersyukur amat sangat karena ternyata anakku sangatlah membanggakan...hiksss, terharuuu...

Sampai sekolah tadi jam 8 pagi, Alhamdulillah baru ada satu ortu yang sedang di depan guru dan 1 ortu yg menunggu giliran, sehingga Bunda dapat giliran no.3, sengaja datang pagi karena memang harus lanjut ke kantor lagi setelah ambil raport.

Tiba giliran Bunda menghadap, tiba2 Bu Guru langsung menyambut dengan kalimat: "Wah, Devan sih udah bisa langsung SD neh Bund"
Hehehe, Bunda hanya tersenyum saja mendengarnya, tetapi ternyata kalimat itu sungguh2 diucapkan oleh ibu Guru, maksudnya pencapaian Devan dalam semua aspek yang dievaluasi di kelas Kelompok Bermain adalah maksimal, karena hampir 95% semua aspek yang dinilai, nilainya adalah SMK (Sudah Mencapai Kompetensi).

Ya Allah, Bunda langsung merinding dengernya, sekaligus terharu, ingat ke masa-masa Bunda mellow, karena Bunda hanya punya waktu terbatas saat mengajari Devan.

Dan menurut ibu Gurunya, Devan adalah siswa terbaik putra di kelasnya, wowww lebih terharu lagi. Karena nilai rata2 yg diobservasi oleh Guru2nya selama masa belajar 1 semester, nilai SMK terbanyak di semua aspek diraih oleh Devan, Alhamdulillahhhh....

Cuma memang, ada beberapa hal yg masih bernilai MMK (Mulai Mencapai Kompetensi) yang harus ditingkatkan, diantaranya: mewarnai dan hafalan surat Al Kautsar.
Sip, nanti Bunda programkan lagi dirumah untuk soal2 yang itu, tapi ya memang Devan tampak tidak terlalu tertarik dengan kegiatan mewarnai, hihihi. Kalo dikasih gambar untuk di warnai, dia pasti akan mewarnai sedikit sekali di gambar tersebut, dan sisanya diluar gambar lah yang dia coret2 sampe penuh warna, hahaha.

Selama ini Bunda memang tidak terlalu menekankan Devan ke hal yang dia gak terlihat antusias, karena Bunda merasa di usia ini Devan memang belum fokus, yang penting banyak latihan sambil bermain saja.

Karena terbukti diajarin nulis aja, Devan tertarik, dan mau latihan sendiri tanpa disuruh, dan hasilnya memang mencengangkan, dalam 1 minggu Devan sudah bisa menulis hampir setengahnya dari total 26 huruf :)

Ahh intinya, hari ini hari yang sangat menyenangkan, karena Devanku berhasil membuatku bangga dengan pencapaiannya, Alhamdulillah...
Semoga aku tetap semangat dan konsisten untuk mengajari dan mendidiknya walaupun dengan waktu yang sangat terbatas....amiiinnn

Tuesday, December 21, 2010

[Devan] Best gift ever on Mother's day this year

Udah 2 hari ini Bunda flu berat, tapi tetap harus masuk kantor, karena kesibukan di akhir tahun bukannya berkurang malah bertambah kalo di divisi Bunda 

Semalam, sampe2 Ayah Tyo mesti nunggu hampir 1 jam walaupun dah sampe kantor Bunda untuk jemput, karena ketika dah di akhir2 mau pulang, si Boss dengan senang hati masih kasih kerjaan, yang dateline nya di akhir Dec, padahal hari kerja di Dec ini hanya tinggal 7 hari lagi, OMG

Sampai di rumah nanti, udah niatan mau langsung tidur aja, karena badan meriang gak jelas, mata berair terus, dan kepala juga pusing

Sesampainya di rumah, disambut Devan dengan celotehannya, dan ternyata dia sedang belajar, karena meja kecilnya masih terpasang dan juga kertas ukuran besar penuh dengan coretan tangannya, dan tiba2 dia mengambil kertas itu dan nyamperin Bundanya sambil meluk dan berkata: "Bunda, Devan udah bisa nulis huruf lho, liat nehhh" sambil menyodorkan kertas gambar yg isinya huruf2 yang dia tulis

Speechles, cuma mengalir aja airmata ini tiba2, dan kemudian suasana haru itupun terjadi. Devan siy tetap ceria aja sambil keliling rumah dengan otopednya sambil bawa2 kertas gambar berisi tulisan tangannya...


Anakku yang membanggakan, tak percaya campur rasa haru, bangga, merasa tidak sia-sia, sekaligus sedih, karena sebagian kebisaannya itu diajarkan bukan oleh Bundanya.

Dengan waktu yang terbatas, Bundanya hanya bisa mengajarkan sebagian saja dikala waktu itu ada, dan sebagian lagi diteruskan pengasuhnya dengan telaten

Terima kasih ya Allah, karena Engkau memberikan anak yang demikian pengertian, walaupun aku Bundanya tidak selalu ada untuknya, tetapi doa dan kasih ini akan selalu ada untuknya, tanpa syarat...



Selamat hari Ibu untuk seluruh Bunda, Ibu, Mama, Umi, Mimi, semoga Allah selalu memberikan berkah, kesehatan dan kemampuan kepada kita para Ibu untuk selalu memberikan yang terbaik, dan menjadi ibu yang hebat bagi anak-anak kita...amiinn


Thursday, December 16, 2010

[Bunda] Mencoba hal baru

Yup, ini benar2 hal yang baru yang akan Bunda geluti, karena memang belum pernah mencobanya sama sekali, bahkan pernah terpatri dalam diri, aku bukanlah seorang pengajar yang baik, karena nggak sabaran, dan bahkan terkadang demanding dan suka mengharapkan orang lain harusnya cepat tanggap dan bisa dalam jangka waktu yang cepat

Jadi di perusahaan tempat Bunda kerja, saat ini sedang ada program serentak yang dilakukan di seluruh DHL di dunia, pelatihan menjadi seorang DHL spesialis. Intinya seluruh DHL people di refresh kembali knowledge nya, semua hal tentang DHL. Dan untuk pelatihan ini, dipilihlah fasilitator yang dicalonkan dari tiap2 negara untuk melatih seluruh staf yang ada di negara tersebut.

Awalnya Bunda tidak terpilih untuk menjadi fasilitator, ya iyalah ga ada pengalaman gitu jadi seorang fasilitator atau trainer, belum pernah sekalipun seumur hidup dalam hal yang formal seperti itu kecuali jd trainer Devan di rumah

Ternyataaa, setelah dilatih bbrp orang trainer yang terpilih, masih ada kekurangan jumlah trainernya, Alhamdulillah terpilihlah di bagian yang kedua ini. Konsekuensinya memang jadi double job, karena pekerjaan sekarang tetap jalan, dan selama periode Jan - Maret 2011 akan menjadi fasilitator di sesi yang sudah di jadwalkan, dannn kebanyakan jadwal yang Bunda dapat adalah di waktu wiken, wkwkwkwkw...

Sempat hilang kesempatannya, karena ketika di informasikan bahwa training for trainer nya diadakan bertepatan dengan jadwal Bunda ke Bali kemarin, benar2 pilihan yang berat. Dan akhirnya memutuskan untuk tetap pergi ke Bali walopuns empat sedih karena tidak bisa mendapatkan keduanya

Tetapi ternyata, dapat info dari kawan, training tersebut diundur 2 hari di 14-15 Dec kmrn, dan 3 hari akan dilakukan di awal Jan, waaa senang bangettt
Pergi ke Bali langsung semangat dehhh...

Nah, sampai sekarang Bunda masih belum tahu apakah Bunda mampu menjadi fasilitator atau trainer, karena itu bukanlah hal yang mudah buat Bunda.
Selain harus amat sangat menguasai materi, berbicara di depan audience tidaklah mudah bagi yang tidak berpengalaman. Ditambah lagi, untuk menjadi trainer yang sukses dibutuhkan banyak trik yang akan berakhir pada end result, dimana peserta training pada akhirnya akan menangkap message yang disampaikan dan juga tujuan training tersebut tercapai

Bismillah, semoga dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan ini untuk kemajuan karier Bunda, walaupun akan ada hal yang dikorbankan pastinya, waktu bersama keluarga di akhir pekan itu yang akan menjadi konsekuensi tertinggi saat nanti.
Tetapi dukungan ayah dan Devan sangat berarti, semoga aku dapat melewati semuanya dengan baik, amiinnn...